Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Selengkapnya
  • Beranda
  • Seputar Kampus
  • RUMAH KITA Dari Salemba Menuju Pulomas : Merawat Memori, Menjaga Kapal Terus Berlayar

RUMAH KITA Dari Salemba Menuju Pulomas : Merawat Memori, Menjaga Kapal Terus Berlayar

  • 20 Oktober 2026, 08:17 WIB
  • /
  • Dilihat 73 kali

 

Oleh : Husain Muhammad

" Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan."  QS. Al-Insyirah (Asy-Syarh) ayat 5 

Setiap kali memandang kemegahan Gedung Universitas Jayabaya Pulomas, ada sebuah kisah panjang yang tidak boleh luput dari ingatan kita. Kampus megah yang hari ini berdiri dengan Akreditasi Unggul tidak jatuh begitu saja dari langit.
Ada keringat, doa, dan heroisme sejarah yang membentang jauh kebelakang, tepatnya bermula dari kawasan Salemba.

Dari Salemba menuju Pulomas bukan sekedar tentang cara perpindahan lokasi. Ini adalah sebuah perjuangan tentang ketangguhan, tentang bagaimana sebuah cita- cita besar dirawat dari titik paling bawah hingga menjelma menjadi salah satu mercusuar pendidikan tinggi swasta.

Romantika, Salemba: Berbekal Lilin dan Petromak

Jika kita kembali ke masa silam, 5 Oktober 1958. Saat itu sang pendiri, Prof Dr. H. Moeslim Taher S.H, dan Prof. Hj. Yuyun Moeslim Taher, S.H, memulai langkah besar ini dalam usia yang teramat muda dengan bermodalkan 11 orang mahasiswa.

Di masa permulaan itu Universitas Jayabaya belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan perkuliahan menumpang tempat pada sekolah swasta, tepatnya meminjam ruangan Sekolah SMP "Utama" yang terletak di Jalan Salemba Raya No. 12 Jakarta Pusat.

Suasana saat itu benar- benar menguji mentalitas seorang pejuang. Karena ruang kelas pada pagi hari hingga siang hari digunakan oleh siswa sekolah dasar dan menengah swasta, perkuliahan baru bisa dimulai menjelang petang yakni pukul 17.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB.  Kondisi saat itu pun sangat darurat, aliran listrik belum menjangkau kelas.

Para mahasiswa harus menyerap materi hukum dan ekonomi hanya dengan cahaya lilin. Seiring berjalannya waktu, fasilitas perlahan membaik ketika kampus mampu menggunakan cahaya lampu petromak. Keadaan darurat kuliah malam berbekal petromak ini membakar semangat demi mengejar cita- cita.

Semangat juang di bawah cahaya petromak itu menjadi bukti nyata atas kuasa-Nya yang mampu membalikan roda takdir, sebagaimana firman-Nya: "Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. " (Qs. Ali-Imran:27)

Fajar Baru di Pulomas

Seiring dengan gelombang kepercayaan masyarakat yang terus membesar, Universitas Jayabaya harus melangkah maju. Impian untuk memiliki rumah sendiri yang representatif akhirnya terwujud dengan berdirinya Kampus, Pulomas di Jakarta Timur.
Pulomas adalah perwujudan fisik dari Kepalan Tangan Sang Pendiri - sebuah pengingat bahwa ruh pejuang jayabaya tidak boleh meredup oleh tantangan zaman sekeras apapun.

Soliditas untuk Hari Besok

Kembali pada hakekat filosofis Rumah Kita, jabatan struktural, pangkat dan kedudukan di lingkungan kampus ini ada batas waktunya dan suatu saat akan diserahterimakan. Namun, dedikasi tanpa batas untuk menjaga keharmonisan internal, serta integritas akademik harus abadi melintasi generasi Salemba telah memberikan akar sejarah yang kuat melalui cahaya petromaknya, Pulomas memberikan sayap untuk terbang tinggi menatap masa depan.

Mari kita jaga Rumah Kita

(Oleh : Drs. H. Husain Muhammad, M.M., BPH Yayasan Jayabaya)

Logo

Sekretariat Pendaftaran:
Gedung Rektorat Lt. I
Jl. Pulomas Selatan Kav. 23
Jakarta Timur 13210

0813-9848-2209 (WA)
0813-3332-2128 (WA)
0856-0999-1958 (WA)
(021)470-0892 (Jam Kerja)

Tetaplah Terhubung

Mari jalin silaturahmi dengan mengikuti akun sosial media kami

Kalender

Oct 2026
M S S R K J S
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31